Bismillahi Walhamdulillah.
Meski sulit, aku selalu percaya bahwa Allah menolong
hambanya yang ingin berubah menjadi lebih baik.
Semua orang ingin berhasil, begitu pun denganku. Tapi kenapa
saat aku membandingkan diriku dengan orang lain,aku selalu berpikir bahwa aku
selalu kalah. Kenapa? Dulu, aku berpendapat bahwa itu terjadi karena aku bodoh,
aku tidak punya keahlian, dan aku seorang pecundang. Dimasa – masa ini aku sangat suka mengeluh
dan mencari kambing hitam. Padahal, yang salah hanya diriku sendiri.
Sekarang, pendapat bahwa diriku itu adalah si pencundang
sudah lenyap. Berganti menjadi diriku yang sesungguhnya. Seseorang yang haus
akan ilmu, perjuangan dan tantangan. Yang aku sukai saat ini adalah rasa sakit.
Sakit karena hinaan orang, luka tubuh atapun kegagalan. Aku tidak peduli lagi
siapapun orang terbaik dihadapan ku, aku siap bersaing dengannya. Aku memang bukan yang terbaik,tapi aku
berusaha melakukan hal yang terbaik.
Kurasakan betapa hebat perkembangan dan perubahan dalam
diriku. Lain dari aku yang dulu urakan, gabisa diatur, dan selalu melakukan hal
negatif. Kini, aku sudah mulai berpikir jauh kedepan. Hukum sebab-akibat,
nampaknya selalu menjadi pedoman ku kini. Aku pun menjauhi lingkungan negatif,
orang-orang yang selalu melakukan tindakan buruk, serta kegiatan yang
membuang-buang waktu.
Impian ku saat ini adalah sederhana. Berkembang dalam hal
baik apapun. Termasuk tulisan pertamaku ini.
“Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan.”
Ditulis oleh sahabat barumu,
Muhamad Farhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar